Suasana penuh antusiasme dan kreativitas tampak menghiasi ruang kelas 6 Putri Sekolah Dasar Islam Terpadu (SDIT) SUIS. Para siswi terlihat bersemangat mengikuti kegiatan praktik mata pelajaran Pendidikan Pancasila dengan materi khusus mengenai Bhinneka Tunggal Ika. Kegiatan edukatif yang sarat akan nilai-nilai kebangsaan ini dilaksanakan pada hari Kamis, 29 Oktober 2026.
Dalam kegiatan praktik tersebut, para siswi ditantang untuk membuat karya miniatur rumah adat Nusantara dari berbagai bahan daur ulang dan kardus. Dengan bimbingan guru, mereka bekerja dalam kelompok maupun individu, berdiskusi, memotong kardus, hingga merakit bentuk bangunan tradisional khas Indonesia dengan penuh ketelitian. Berbagai bentuk replika rumah adat berhasil diselesaikan dengan detail yang mengagumkan, mulai dari struktur atap, dinding, hingga halaman miniatur yang dihiasi pernak-pernik pendukung.
Pihak sekolah menyampaikan bahwa kegiatan ini tidak hanya bertujuan untuk memenuhi target kurikulum semata, tetapi juga dirancang untuk menanamkan kecintaan terhadap keragaman budaya bangsa sejak dini. Melalui pembuatan miniatur rumah adat ini, para siswi diharapkan mampu mengenal, memahami, dan menghargai kekayaan budaya yang dimiliki oleh berbagai suku bangsa di Indonesia, sejalan dengan semboyan Bhinneka Tunggal Ika.
Selain mengasah keterampilan motorik halus dan kreativitas seni, kegiatan ini juga melatih kerja sama tim, komunikasi, serta rasa percaya diri para siswi saat mempresentasikan hasil karya mereka di depan kelas. Wajah-wajah ceria terpancar dari para siswi kelas 6 Putri SDIT SUIS tatkala menunjukkan hasil karya miniatur rumah adat yang telah selesai dibuat dengan susah payah namun memuaskan.
Diharapkan melalui metode pembelajaran yang interaktif dan berbasis praktik langsung seperti ini, para peserta didik dapat lebih mudah menyerap nilai-nilai luhur Pancasila. Pengalaman belajar yang menyenangkan ini tentunya akan menjadi kenangan berharga sekaligus pondasi kuat bagi pembentukan karakter generasi muda yang menghargai identitas dan persatuan bangsa Indonesia.




